AI untuk Meta-Analisis: Jalan Pintas atau Jebakan Metodologis?
AI untuk Meta-Analisis: Jalan Pintas atau Jebakan Metodologis?
Memahami peluang, risiko, dan batas etis penggunaan AI dalam meta-analisis
Artificial Intelligence kini mampu mempercepat screening literatur, ekstraksi data, hingga analisis statistik dalam meta-analisis.
Namun pertanyaannya bukan lagi “bisa atau tidak”, melainkan:
apakah penggunaan AI benar-benar membantu, atau justru menciptakan jebakan metodologis yang tidak disadari?
Banyak peneliti mulai menggunakan AI dalam meta-analisis tanpa pemahaman metodologi yang memadai.
Akibatnya:
❌AI dipakai untuk menggantikan critical thinking peneliti
❌Proses menjadi cepat, tetapi validitas dan transparansi melemah
❌Bias seleksi, kesalahan ekstraksi, hingga pelanggaran etika publikasi tidak terdeteksi
❌Reviewer jurnal semakin kritis terhadap studi meta-analisis berbasis AI
Jika salah digunakan, AI tidak hanya menghasilkan analisis yang keliru, tetapi juga:
😫Menyesatkan kesimpulan evidence-based
😫Mengancam kredibilitas peneliti
😫Berujung pada penolakan publikasi atau revisi berkepanjangan
😫Ironisnya, semua ini sering terjadi bukan karena AI-nya salah, tetapi karena cara menggunakannya yang tidak tepat.
Webinar ini dirancang untuk membantu Sahabat memahami posisi AI secara proporsional dalam meta-analisis.
Bukan untuk menggantikan metodologi, tetapi memperkuatnya secara bertanggung jawab.
Dalam webinar ini, Sahabat akan mempelajari:
A. AI dalam Penelitian
- Apa kesulitan SLR-MA tanpa AI?
- Mengapa menggunakan AI?
- Apakah produk AI boleh digunakan?
B. Panduan & Alat
- Bila boleh, bagaimana panduan umum cara menggunakannya?
- Apa saja produk-produknya?
- Produk yang mana yang sebaiknya digunakan?
C. Kualitas & Etika
- Bagaimana kualitasnya? Adakah penelitian yang meneliti kualitas?
- Apakah produk ini analog dengan Microsoft Word atau dengan Stata?
- Bila menggunakannya, apakah harus disebutkan dalam proposal?
- Bila menggunakannya, apakah harus disebutkan dalam publikasi?
Semua dibahas langsung oleh
M. Sopiyudin Dahlan, dr., M.Epid., M.Hum.
Pakar statistik kedokteran & kesehatan, penulis 24 buku statistik dan metodologi penelitian, termasuk buku Pengantar Meta Analisis, serta dosen tamu di 77+ institusi di Indonesia.
Jika Sahabat ingin:
- Memanfaatkan AI secara cerdas, bukan membabi buta
- Menjaga integritas ilmiah meta-analisis
- Menghasilkan riset yang cepat tanpa kehilangan kesahihan
📌 Rekaman webinar ini wajib Sahabat pelajari.
AI bisa menjadi jalan pintas — atau jebakan.
Rekaman webinar ini membantu Sahabat membedakannya. Daftar sekarang!!