Uji Klinis Klaster : Studi Kasus Wolbachia dan Malaria
Nama Produk: E-Course Uji Klinis Klaster : Studi Kasus Wolbachia dan Malaria
Narasumber: M. Sopiyudin Dahlan, Founder Metode MSD.
Bentuk: Video
Metode belajar: Belajar mandiri
Cara akses :
- Cara 1
Setelah Sahabat menyelesaikan pembayaran, Sahabat akan mendapatkan email akses ke konten video. Pada isi email terdapat tombol "Lihat Konten" silakan klik tombol tersebut untuk mengakses konten. - Cara 2
Setelah Sahabat menyelesaikan pembayaran, silakan menuju ke utas.me/sopiyudin lalu klik tombol garis tiga di kanan atas, dan pilih login customer. Silakan masukkan alamat email dan tunggu kode OTP dikirimkan ke email atau whatsapp Sahabat. Kode OTP akan dikirimkan ke email atau whatsapp dalam range waktu +/- 15 menit. Jika sudah mendapatkan kode OTP, silakan input kode tersebut dan klik login
Deskripsi Produk :
Tahukah Sahabat bahwa penelitian uji klinis Wolbachia menggunakan desain uji klinis klaster?
Tahukah Sahabat apa perbedaan esensial uji klinis klaster dan non klaster?
Kapan kita wajib menggunakan desain uji klinis klaster?
Bagaimana hitung jumlah subjek uji klinis klaster?
Bagaimana analisis uji klinis klaster?
Yuk kita bahas di Ecourse Uji Klinis Klaster: Studi Kasus Wolbachia dan Malaria
Materi yang akan dibahas :
1. Pendahuluan
2. Perbedaan Uji Klinis Klaster dan Non Klaster
3. Contoh Kasus Uji Klinis Klaster
4. Terminologi Independen dan Dependen
5. Konsekuensi Uji Klinis Klaster terhadap Besar Sampel dan Analisis Statistik
6. Studi Kasus Wolbachia dan Malaria